Nunukan — Warga Desa Liang Bunyu, yang terletak di Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, selama bertahun-tahun harus menghadapi kenyataan pahit terkait kondisi jalan di wilayah mereka. Jalan yang rusak parah, dipenuhi lubang, dan menjadi kubangan lumpur saat hujan, sering kali menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kondisi jalur yang sangat memprihatinkan ini tidak hanya menyulitkan kegiatan sehari-hari warga, tetapi juga berdampak negatif pada perekonomian desa. Petani dan nelayan merasa terbebani karena kesulitan dalam mengangkut hasil pertanian dan tangkapan ikan mereka ke pasar. Selain itu, anak-anak sekolah serta warga yang membutuhkan bantuan medis darurat juga menjadi korban dari akses yang sulit ini.
Sebagai respons terhadap kesulitan yang dialami oleh masyarakat Liang Bunyu, Kodim 0911/Nunukan memutuskan untuk menjadikan desa tersebut sebagai fokus program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata membantu masyarakat dalam memperbaiki infrastruktur yang telah lama terabaikan.
Komandan Kodim 0911/Nunukan menegaskan bahwa pemilihan Desa Liang Bunyu untuk TMMD ke-129 didasari oleh kebutuhan mendesak akan infrastruktur yang lebih baik. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki jalan sebagai akses utama perekonomian warga. “Dengan TMMD ke-129, kami ingin membantu pemerintah yang lebih luas untuk mempercepat pembangunan jalan demi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya. Kehadiran TNI pun disambut hangat oleh warga, yang kini berharap jalan yang baik dan berkualitas akan segera terwujud.




